Pokemon Go dan Judi Poker Dilarang Oleh Ulama Islam di Negeri Seribu Satu Malam

Aplikasi permainan terpopuler saat ini yakni Pokemon Go, dimana Para trainer (sebutan untuk pemain pokemon go) harus keluar dari rumah dan menjelajahi tempat – tempat yang sudah terpilih untuk mencari pokemon. setelah sukses dengan film animasi nya, game ini sudah sangat ditunggu oleh pecinta pikachu dan kawan kawan nya. Namun kepopuleran yang tinggi selalu mendatangkan pro dan kontra, pro dimana hampir seluruh dunia mencintai permainan ini layaknya permainan Judi Poker sedangkan kontra seperti para ulama asal Arab Saudi yang menyatakan bahwa Pokemon Go itu haram layaknya permainan Judi Poker.
Mengapa demikian? Abdul Aziz (bukan seorang pelawak) yang merupakan seroang Mufti (sebutan untuk ulama besar di Arab Saudi) membeberkan beberapa alasannya. Menurut Ulama Besar Aziz, terdapat symbol – symbol dalam permainan Judi Poker mengandung ancaman yang sangat berbahaya yang menjurus kepada symbol zionisme dan negara israel. Dan juga simbol yang ditunjukkan kepercayaan agama tertentu seperti Shintoisme, kepercayaan asal negara pencipta pokemon yaitu Jepang. Bukan hanya itu saja, Pihak Arab Saudi memberi penilaian bahwa pokemon bisa memicu praktek untuk melakukan perjudian, karena para trainer dapat melakukan jual beli karu berdasarkan perhitungan poin. Sistem permainan pokemon go masih menurut pihak Arab Saudi dapat mendorong para pemain Judi Poker untuk melakukan kompetisi untuk jualan saja.

Sejak diluncurkan di negeri paman sam, Australia dan negeri penghasil kiwi selandia baru pada 6 juli lalu, Pokemon Go telah menarik perhatian luar biasa heboh di negeri Asia yang merupakan pemain Judi Poker sebelumnya. Sampai saat ini, Pokemon Go sudah dapat dimainkan di lebih dari 30 negara. Namun sayang, satu satu nya negara yang meluncurkan pokemon go secara resmi hanya dari negara pencipta nya yaitu Jepang.

Pengusaha tambang modali usaha Judi Poker Online diburu Polisi

Pengusaha tambang modali usaha Judi Online diburu Polisi yang berinisial RD. RD diburu oleh Polda Metro Jaya dan jajarannya karena memodali usaha Judi Online yang dijalani tmennya di sebuah rumah mewah di Sunter. RD menjadi tersangka setelah dilapor anak buahnya yang ditangkap. Skrg RD sudah menjadi daftar pencarian orang begitulah dikatakan ke Wartawan oleh Kanit V Subdit Resmob Polda Metro Kompol Handik Zusen

aa

Dijelaskan Handik , RD memberi modal kepada Rudy Usaha Judi Bola Online yang memiliki Koneksi dengan Situs Taruhan besar Dewapoker di luar negeri dengan fasilitas sebagai Agen melalui Website SBobet. RD diduga menyiapkan modal sebesar 2 Milliar sebagai limit Kredit untuk Taruhan di Website tersebut

Budy ditangkap di Jalan Sunter Karya , Sunter Agung , Tanjung Priok di Jakarta Utara pada tanggal 31 Agustus 2015 lalu. Budy adalah orang yang mengumpulkan Taruhan Poker Online Terpercaya dari pemain selanjutnya Budy mengirimkan semua Taruhan ke bandar Capsa Susun dan Perhitungan Kalah atau Menang dihitung setiap minggu sekali

Saat di TKP lokasi dimana Tersangka ditangkap , Polda juga menyita banyak barang bukti seperti Token , Atm serta Buku Tabungan , beberapa alat Elektronik seperti Laptop dan Handpone. Tersangka sudah menjadi Agen Bola Online sejak beberapa Tahun lalu dan Omsetnya mencapai Milliaran setiap bulannya.

Khrisna Murti Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengatakan Pihak mereka juga sudah menangkap 24 pelaku perjudian Domino Online yang kebanyakan mereka adalah Bandar Kecil yang terima Taruhan secara offline lalu melemparkan Taruhan mereka ke Bandar atasan mereka. dari Bandar kecil ini juga berhasil diamankan banyak barang bukti seperti kalkulator ponsel dan buku hasil rekaman Judi