Harga gas alam grosir di Eropa dan Inggris kembali meningkat pada perdagangan Kamis, 24 September 2026. Kontrak acuan di kedua pasar naik 1,6 persen setelah harapan penyelesaian diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dalam waktu dekat mulai meredup.
Kenaikan tersebut menunjukkan pasar kembali memperhitungkan risiko geopolitik terhadap pasokan energi, terutama pengiriman gas alam cair (LNG) dari kawasan Teluk Persia menuju Eropa.
Mengutip Investing.com, Jumat, kontrak gas TTF Belanda untuk pengiriman terdekat berada di EUR74,50 per megawatt-jam (MWh). Harga itu kembali naik setelah sebelumnya turun ke titik terendah dalam hampir tiga pekan.
Di Inggris, kontrak NBP untuk pengiriman terdekat juga meningkat menjadi 185,85 pence per therm. Pelaku pasar mencermati potensi gangguan terhadap jalur distribusi LNG apabila ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat.
Sentimen pasar sebelumnya sempat membaik setelah muncul peluang dialog antara Washington dan Teheran. Namun, pernyataan Presiden AS Donald Trump dalam Sidang Umum PBB kembali meningkatkan kekhawatiran investor.
Trump menyampaikan sikap keras terhadap Iran dan membuka kemungkinan langkah lebih lanjut apabila situasi memburuk. Pemerintah Iran serta pimpinan militernya menolak ancaman tersebut. Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga mempertahankan sikap tegas terhadap Washington.
Situasi tersebut membuat prospek pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat menjadi lebih tidak pasti. Jalur strategis itu berperan penting bagi pengiriman energi dari kawasan Teluk Persia, termasuk LNG dari Qatar yang menuju pasar Eropa.
Di sisi lain, kondisi stok gas Eropa turut menjadi perhatian menjelang musim dingin. Data Gas Infrastructure Europe menunjukkan tingkat penyimpanan gas bawah tanah Uni Eropa berada di sekitar 70 persen kapasitas, sekitar 12 poin persentase di bawah posisi pada periode yang sama tahun lalu.
Persediaan yang lebih rendah membuat pasar semakin sensitif terhadap gangguan pasokan. Bank Sentral Eropa juga telah memperingatkan volatilitas harga energi grosir dapat memberikan tekanan berkelanjutan terhadap inflasi konsumen.
Fajar Ramadhan adalah kontributor di Samudra Berita yang fokus pada isu terkini, liputan masyarakat, dan penyajian berita digital cepat dengan pendekatan editorial modern.


