Literasi dan Infrastruktur Pelindungan Data UMKM Perlu Diperkuat - SamudraBerita.com

Literasi dan Infrastruktur Pelindungan Data UMKM Perlu Diperkuat

Pemerintah perlu memperkuat literasi masyarakat sekaligus menyediakan infrastruktur pelindungan data yang memadai bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya risiko penyalahgunaan data pribadi dalam aktivitas bisnis.

Pakar budaya dan komunikasi digital Firman Kurniawan mengatakan perkembangan kejahatan yang menyasar data pribadi perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam mengamankan informasi pelanggan. Menurutnya, masih terdapat kesenjangan antara risiko yang berkembang dan kesiapan UMKM dalam menghadapi ancaman tersebut.

โ€œPenyalahgunaan data pribadi hari ini sangat berkembang. Maka untuk melindunginya juga perlu upaya yang berkembang. Namun perangkat dan literasinya tidak memadai. Gap ini menciptakan kerentanan, data yang dikumpulkan UMKM dapat dibobol oleh pelaku kejahatan,โ€ kata Firman saat dihubungi ANTARA, Rabu.

Menurut Firman, keterbatasan UMKM masih terlihat dari sejumlah aspek, mulai dari kemampuan permodalan, pemanfaatan teknologi, hingga pemahaman mengenai keamanan data. Kondisi tersebut membuat kapasitas pelaku usaha dalam menjaga informasi pelanggan belum sepenuhnya mengikuti perkembangan risiko digital.

โ€œUMKM sesuai namanya, usaha menengah, kecil, dan mikro, maka secara modal teknologi maupun literasinya terhadap keamanan data juga menengah, kecil, dan mikro atau cenderung tidak memadai,โ€ ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa persoalan tersebut perlu menjadi perhatian karena data pelanggan yang dihimpun dalam kegiatan usaha dapat menjadi target kejahatan apabila tidak disimpan dan dikelola dengan sistem keamanan yang memadai.

Risiko tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemungkinan kebocoran informasi, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan antara pelaku usaha dan konsumen. Firman menilai pelindungan data pribadi memiliki kaitan erat dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sebuah usaha.

Konsumen yang semakin memahami pentingnya keamanan data dapat mempertimbangkan kembali untuk bertransaksi dengan UMKM yang dinilai tidak memiliki langkah pelindungan informasi yang cukup. Karena itu, keamanan data dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keberlangsungan bisnis.

โ€œUpaya perlindungan yang meragukan dapat membatalkan terjadinya transaksi. UMKM dapat terhambat perkembangannya,โ€ kata Firman.

Menurutnya, dampak tersebut mungkin belum terlihat secara luas karena pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelindungan data pribadi masih dalam tahap perkembangan. Rendahnya kesadaran konsumen membuat persoalan keamanan data belum selalu menjadi pertimbangan utama ketika melakukan transaksi.

โ€œMungkin saat ini keadaan masih belum terlalu terasa menekan, lantaran kesadaran khalayak terhadap literasi data belum berkembang. Keadaan ini tidak boleh dibiarkan berlanjut,โ€ ujarnya.

Firman menilai penguatan literasi dan penyediaan infrastruktur keamanan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan dukungan tersebut, UMKM diharapkan mampu mengelola data pelanggan secara lebih aman sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap aktivitas bisnis di tengah perkembangan ekonomi digital.

Website |  + posts

Fajar Ramadhan adalah kontributor di Samudra Berita yang fokus pada isu terkini, liputan masyarakat, dan penyajian berita digital cepat dengan pendekatan editorial modern.

More From Author

Kebangkitan Platform Trading CFD yang Fleksibel

Kebangkitan Platform Trading CFD yang Fleksibel

Motorola Bocorkan Razr Lipat Baru dengan Desain Mirip Buku - SamudraBerita.com

Motorola Bocorkan Razr Lipat Baru dengan Desain Mirip Buku