Warga Brebes Geger, Makam Dibongkar Diduga untuk Ambil Tali Kafan - SamudraBerita.com

Warga Brebes Geger, Makam Dibongkar Diduga untuk Ambil Tali Kafan

Warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dibuat resah setelah sebuah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Grinting Kidul ditemukan dalam kondisi dibongkar oleh orang tak dikenal. Dugaan sementara mengarah pada upaya mengambil tali kafan atau tali pocong yang masih berada di dalam makam, meski motif pasti pelaku masih didalami aparat kepolisian.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena pembongkaran makam dilaporkan terjadi lebih dari satu kali dalam waktu yang berdekatan. Warga yang sebelumnya telah merapikan makam kembali dikejutkan ketika keesokan harinya kuburan yang sama kembali ditemukan dalam keadaan tergali. Kondisi itu memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya motif ritual atau praktik mistis.

Kapolsek Bulakamba menyatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk keluarga almarhumah, warga sekitar, serta juru kunci pemakaman. Hingga kini, aparat belum menyimpulkan motif pelaku dan masih mengumpulkan berbagai bukti untuk mengungkap kasus tersebut.

Makam yang menjadi sasaran diketahui merupakan makam seorang perempuan bernama Toniah yang meninggal sekitar 50 hari sebelum kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, lubang yang dibuat pelaku baru mencapai kedalaman sekitar setengah meter sehingga belum menyentuh kain kafan maupun tali pocong yang berada di dalam liang kubur. Hal tersebut membuat dugaan pengambilan tali kafan masih sebatas indikasi yang sedang diselidiki polisi.

Aksi pembongkaran makam seperti ini bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Dalam sejumlah kasus sebelumnya, polisi pernah mengungkap adanya pelaku yang membongkar makam untuk mengambil tali pocong karena percaya benda tersebut memiliki nilai mistis atau digunakan dalam ritual tertentu. Namun, aparat menegaskan bahwa motif pada kasus di Brebes belum dapat dipastikan sebelum penyelidikan selesai.

Pemerintah desa bersama warga kini meningkatkan kewaspadaan di area pemakaman untuk mencegah kejadian serupa. Beberapa warga juga mengusulkan agar pengawasan di TPU diperketat, terutama pada malam hari, mengingat aksi tersebut telah menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

Polisi mengimbau masyarakat tidak menyebarkan dugaan atau informasi yang belum terverifikasi mengenai motif pelaku. Aparat memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap identitas pelaku sekaligus memastikan apakah aksi tersebut berkaitan dengan tindak kriminal biasa atau memiliki latar belakang lain.

Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Samudra Berita yang berfokus menyajikan konten berita digital yang menarik, akurat, dan terpercaya bagi pembaca di Indonesia.

Jessie Evelyn Kartadjaja

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Samudra Berita yang berfokus menyajikan konten berita digital yang menarik, akurat, dan terpercaya bagi pembaca di Indonesia.

More From Author

Kuasa Hukum Sebut Ijazah Jadi Simbol Perjuangan dan Keberhasilan Jokowi - SamudraBerita.com

Kuasa Hukum Sebut Ijazah Jadi Simbol Perjuangan dan Keberhasilan Jokowi