Polisi menyelidiki penemuan potongan tubuh yang diduga merupakan bagian kaki manusia di aliran Sungai Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu. Temuan tersebut kini ditangani untuk memastikan identitas serta penyebab keberadaan bagian tubuh di lokasi.
Potongan tubuh itu ditemukan oleh dua petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Limo ketika melakukan kegiatan pembersihan rutin di kawasan sungai. Setelah menemukan benda yang diduga bagian tubuh manusia, mereka segera melaporkannya kepada kepolisian.
Ketua Tim Khusus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengatakan laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung di lokasi.
โPetugas SDA sedang pembersihan di sungai, kemudian ditemukan ada potongan tubuh bagian diduga kaki. Dari petugas tersebut langsung melaporkan kepada pihak kepolisian,โ kata Breggy dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Setelah menerima informasi, tim gabungan bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan informasi awal dan memastikan kondisi bagian tubuh yang ditemukan.
Petugas selanjutnya mengevakuasi potongan tubuh tersebut ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemeriksaan forensik diperlukan untuk memastikan apakah bagian tubuh tersebut benar berasal dari manusia sekaligus membantu proses identifikasi.
โPotongan tubuh tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan forensik,โ ujar Breggy.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan atas temuan tersebut. Pemeriksaan forensik menjadi bagian penting dalam mengungkap identitas korban serta mencari informasi mengenai asal-usul bagian tubuh yang ditemukan di Sungai Limo.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dan bukti dari lokasi kejadian. Informasi lebih lanjut mengenai identitas korban maupun kemungkinan keterkaitannya dengan suatu tindak pidana akan disampaikan setelah proses pemeriksaan memberikan hasil.
Penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan pemeriksaan ilmiah agar informasi yang diperoleh dapat menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut.
Nadia Maharani adalah jurnalis digital di Samudra Berita yang fokus pada berita daerah, informasi gaya hidup, dan konten informatif bagi pembaca online di Indonesia.



