PWI Dorong Pers Perkuat Literasi Publik untuk Berantas Pinjol Ilegal - SamudraBerita.com

PWI Dorong Pers Perkuat Literasi Publik untuk Berantas Pinjol Ilegal

Pers dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus membantu memberantas maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang masih merugikan banyak konsumen. Peran tersebut dinilai semakin relevan seiring berkembangnya industri pinjaman daring (pindar) yang legal dan diawasi regulator.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir mengatakan media massa dapat menjadi jembatan informasi yang membantu masyarakat memahami perbedaan antara layanan pinjaman daring berizin dengan pinjol ilegal. Menurutnya, pemberitaan yang akurat dan mudah dipahami menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap risiko layanan keuangan digital yang tidak memiliki izin.

Pernyataan tersebut disampaikan Munir saat membuka Workshop Jurnalistik bertema “Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme untuk Perlindungan Publik” yang diselenggarakan di Jakarta bekerja sama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Ia menilai banyak istilah di industri teknologi finansial atau fintech yang masih sulit dipahami masyarakat umum. Karena itu, wartawan memiliki tanggung jawab menyajikan informasi dengan bahasa yang sederhana sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak.

Menurut Munir, industri pindar yang legal memiliki potensi besar dalam memperluas akses pembiayaan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani lembaga keuangan konvensional. Namun, manfaat tersebut kerap tertutupi oleh maraknya praktik pinjol ilegal yang menimbulkan berbagai persoalan.

Ia mengingatkan bahwa korban pinjaman online ilegal sering menghadapi tindakan penagihan yang tidak sesuai etika, intimidasi, ancaman, penyalahgunaan data pribadi, hingga berbagai bentuk penipuan digital. Kondisi tersebut, menurutnya, harus terus disosialisasikan agar masyarakat semakin waspada terhadap layanan keuangan yang tidak berizin.

Melalui kegiatan tersebut, PWI berharap para jurnalis dapat memperdalam pemahaman mengenai industri pindar sehingga mampu menghasilkan pemberitaan yang akurat, berimbang, sekaligus memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

Munir menegaskan PWI bersama AFPI akan terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi keuangan melalui karya jurnalistik. Dengan informasi yang benar dan mudah dipahami, masyarakat diharapkan mampu membedakan layanan pindar legal dari pinjol ilegal serta terhindar dari berbagai risiko penyalahgunaan layanan keuangan digital.

Website |  + posts

Nadia Maharani adalah jurnalis digital di Samudra Berita yang fokus pada berita daerah, informasi gaya hidup, dan konten informatif bagi pembaca online di Indonesia.

Nadia Maharani

Nadia Maharani adalah jurnalis digital di Samudra Berita yang fokus pada berita daerah, informasi gaya hidup, dan konten informatif bagi pembaca online di Indonesia.

More From Author

Mendukbangga Pastikan Layanan MBG 3B di Pangkalpinang Sesuai Standar - SamudraBerita.com

Mendukbangga Pastikan Layanan MBG 3B di Pangkalpinang Sesuai Standar

Iran Kecam AS, Sebut Pendekatan Trump sebagai “Diplomasi Sandiwara” - SamudraBerita.com

Iran Kecam AS, Sebut Pendekatan Trump sebagai “Diplomasi Sandiwara”