Putin dan Modi Bahas Rencana Pengiriman S-400 ke India - SamudraBerita.com

Putin dan Modi Bahas Rencana Pengiriman S-400 ke India

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi membahas secara singkat rencana pengiriman sistem pertahanan udara S-400 dalam pertemuan keduanya di Bishkek, Kirgistan.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Layanan Federal Rusia untuk Kerja Sama Teknik-Militer Dmitry Shugaev kepada RIA Novosti. Menurut Shugaev, pembahasan mengenai S-400 memang muncul dalam pertemuan Putin dan Modi, tetapi belum masuk ke rincian teknis maupun jadwal pengiriman.

Shugaev mengatakan proses pengiriman sistem pertahanan udara tersebut sudah masuk dalam rencana. Namun, sejumlah hal masih membutuhkan pembicaraan lebih lanjut antara Rusia dan India sebelum pelaksanaannya.

Kerja sama S-400 antara kedua negara telah berlangsung sejak 2018. Pada Oktober tahun tersebut, Rusia dan India menandatangani kontrak senilai 5,43 miliar dolar AS untuk pengadaan lima sistem S-400.

Pengiriman dalam kontrak awal dilakukan secara bertahap. Tiga unit telah diterima India sepanjang periode 2021 hingga 2023. Adapun dua sistem lainnya direncanakan menyusul pada 2026 dan 2027.

S-400 merupakan sistem pertahanan udara jarak jauh yang dirancang untuk mendeteksi dan menghadapi berbagai sasaran udara. Sistem tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam kerja sama pertahanan Rusia-India.

Selain kontrak yang telah berjalan, India juga mengambil langkah untuk memperkuat kemampuan pertahanan udaranya. Pada Maret 2026, pemerintah India dilaporkan menyetujui pengadaan tambahan sistem S-400.

Pembahasan Putin dan Modi mengenai pengiriman tersebut menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan kedua negara masih menjadi bagian penting dalam hubungan bilateral. Meski demikian, belum ada rincian baru mengenai waktu maupun tahapan pengiriman yang disampaikan secara terbuka.

Pertemuan di Bishkek menjadi kesempatan bagi kedua pemimpin untuk membahas sejumlah kepentingan bilateral, termasuk kelanjutan kerja sama di bidang pertahanan. Rencana pengiriman S-400 selanjutnya masih akan membutuhkan pembahasan teknis dan koordinasi lebih lanjut antara kedua pihak.

Website |  + posts

Nadia Maharani adalah jurnalis digital di Samudra Berita yang fokus pada berita daerah, informasi gaya hidup, dan konten informatif bagi pembaca online di Indonesia.

Nadia Maharani

Nadia Maharani adalah jurnalis digital di Samudra Berita yang fokus pada berita daerah, informasi gaya hidup, dan konten informatif bagi pembaca online di Indonesia.

More From Author

Lebanon Tegaskan Selatan Bukan Zona Penyangga Israel - SamudraBerita.com

Lebanon Tegaskan Selatan Bukan Zona Penyangga Israel

Gereja Palestina Desak Dunia Selamatkan Sekolah Kristen Yerusalem - SamudraBerita.com

Gereja Palestina Desak Dunia Selamatkan Sekolah Kristen Yerusalem