
Ashanty resmi menyelesaikan program doktoral (S3) di Universitas Airlangga dengan penelitian yang membahas strategi musisi senior bertahan di era digital.
Kelulusan tersebut menjadi perhatian publik karena Ashanty dikenal sebagai salah satu figur hiburan Indonesia yang tetap aktif di industri musik dan media digital dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam penelitiannya, Ashanty mengangkat tantangan yang dihadapi musisi senior di tengah perubahan industri hiburan akibat perkembangan teknologi dan platform digital.
Transformasi digital dinilai telah mengubah cara musisi memproduksi, mendistribusikan, hingga mempromosikan karya kepada publik.
Penelitian tersebut juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap media sosial, layanan streaming musik, dan perubahan pola konsumsi hiburan masyarakat modern.
Pengamat industri musik menilai tema yang diangkat cukup relevan karena banyak musisi generasi lama menghadapi tantangan mempertahankan eksistensi di tengah dominasi platform digital dan perubahan selera pasar.
Selain aktivitas akademik, Ashanty selama ini tetap aktif di dunia hiburan sebagai penyanyi, pebisnis, dan figur publik di media sosial.
Kelulusannya dari program doktoral juga mendapat respons positif dari penggemar dan rekan sesama artis yang memberikan ucapan selamat melalui media sosial.
Universitas Airlangga menyebut capaian tersebut menunjukkan bahwa dunia akademik dan industri kreatif dapat saling mendukung dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dengan penelitian mengenai strategi bertahan musisi senior di era digital, Ashanty diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi perkembangan industri musik Indonesia di tengah transformasi teknologi yang terus berlangsung.
