Penyanyi sekaligus penulis lagu Ghea Indrawari kembali menyapa penikmat musik Tanah Air melalui album studio keduanya yang bertajuk “Rasi Bintang”. Album yang kini telah tersedia di berbagai platform musik digital tersebut menghadirkan sembilan lagu dengan benang merah mengenai perjalanan cinta yang diibaratkan seperti rasi bintang sebagai penunjuk arah.
Berbeda dengan album debutnya, “Berdamai”, yang dirilis pada 2024 dan mengangkat tema self healing serta self love, karya terbaru ini mengeksplorasi dinamika hubungan asmara beserta berbagai emosi yang menyertainya. Ghea menggunakan konsep astronomi dan astrologi sebagai metafora untuk menggambarkan misteri, harapan, hingga perjalanan emosional dalam sebuah hubungan.
Menurut Ghea, setiap lagu di album tersebut dirancang untuk mewakili perasaan yang kerap dialami generasi muda, khususnya Gen Z, namun sering kali sulit diungkapkan melalui kata-kata.
Album “Rasi Bintang” juga menjadi ruang eksplorasi musikal bagi penyanyi asal Singkawang itu. Selain tetap menghadirkan lagu berbahasa Indonesia, Ghea memasukkan beberapa lagu berbahasa Inggris, yaitu “The White Dress”, “Twin Flames”, dan “Universe Say No”. Kehadiran lagu-lagu tersebut memperlihatkan keberaniannya memperluas warna musik sekaligus menjangkau pendengar yang lebih beragam.
Nuansa astronomi tidak hanya tampak pada konsep album, tetapi juga hadir dalam lirik. Salah satunya terdapat pada lagu “Universe Say No”, yang menyinggung kecocokan zodiak melalui penggalan lirik, “Don’t they say that every Pisces is perfect for Leo?”.
Selain tiga lagu berbahasa Inggris, album ini juga memuat enam lagu lain, yakni “1000x”, “Penyihir”, “Payung”, “Bertahan Tanya”, “Lingkaran”, dan “Daun Daun”. Keseluruhan lagu tersebut menggambarkan beragam fase emosional, mulai dari rasa kagum, ketakutan kehilangan, hingga proses bangkit setelah putus cinta.
Lagu “Daun Daun” sebelumnya telah diperkenalkan lebih dulu sebagai single pada 5 Juni 2026 dan menjadi pembuka menuju perilisan album penuh.
Melalui “Rasi Bintang”, Ghea Indrawari menghadirkan sisi musikal yang lebih matang, personal, dan eksploratif, sekaligus memperkuat identitasnya sebagai penyanyi yang konsisten menghadirkan karya dengan narasi emosional yang dekat dengan kehidupan pendengarnya.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.



